Bakal Dialihfungsikan, Inilah Sejarah Pembangunan Stasiun Gambir

  • Bagikan

SUARAFLORES.NET, Jakarta - Nama Stasiun Gambir menjadi perbincangan publik. Sebab, stasiun ini dikabarkan akan dipensiunkan. Namun, setelah ditelusuri, kabar tersebut tidaklah benar. Stasiun Gambir ternyata bukan dipensiunkan melainkan dialihfungsian. 

Meskipun demikian, tidak sedikit orang mulai penasaran mengenai kebenaran tersebut, termasuk mencari informasi mengenai sejarah dari pembangunan Stasiun Gambir. Lantas bagaimana sejarah Stasiun Gambir?

Stasiun Gambir mengalami pengalihfungsian dengan tidak lagi melayani Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Stasiun Gambir akan difungsikan melayani Kereta Api Listrik (KRL). Sebelum itu, Stasiun Gambir memiliki sejarah panjang yang mengiringinya.

Melansir Dokumen Workshop Jakarta Biennale 2009, Stasiun Gambir merupakan sebuah stasiun yang berlokasi di Gambir, Jakarta Pusat, Indonesia. Stasiun ini didirikan pada zaman Hindia Timur Belanda, tepatnya pada dasawarsa 1930-an. Kemudian, Stasiun Gambir mengalami renovasi besar-besaran pada 1990-an.

Penamaan Gambir diambil dari kondisi geografis wilayah sekitar lingkungan stasiun kala itu yang dipenuhi oleh tanaman gambir. Pembangunan Stasiun Gambir diinisiasi Daendles sebagai pusat Pemerintahan Hindia Belanda di era penjajahan. Sebelumnya, kawasan stasiun ini merupakan sebuah daerah rawa-rawa dan padang ilalang.

Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda mendirikan layanan kereta api pertamanya di Batavia pada 16 September 1971. Jalur rel kereta api yang disediakan membentang dari dekat pelabuhan Sunda Kelapa lama dan selatan hingga yang sekarang menjadi kawasan Gambir.

Pemberhentian di Gambir merupakan sebuah perhentian kereta api kecil (halte Koningsplein) yang berlokasi di perbatasan tenggara Kongisplein.

Lalu, pada 1884 didirikan sebuah stasiun besar untuk menggantikan Kongisplein, yang sekarang dikenal sebagai lokasi Stasiun Gambir. Sebelum bernama Stasiun Gambir, stasiun ini bernama Station Weltevreden.

Akhirnya, pada 1937, stasiun ini berubah nama menjadi Stasiun Batavia Koningsplein. Setelah kemerdekaan Indonesia, stasiun ini bernama Stasiun Gambir Jakarta. Stasiun ini melayani transportasi untuk tujuan utama di Pulau Jawa.

NAOMY A. NUGRAHENI

Baca juga: PT KAI: Stasiun Gambir Masih Tetap Layani Kereta Jarak Jauh

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini

Sumber: tempo.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di suarafloresdotnet@gmail.com.
  • Bagikan