SMRC Sebut Elektabilitas Ganjar Pranowo Terkerek Berkat Kinerja Jokowi

  • Bagikan

SUARAFLORES.NET, Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC menyebut elektabilitas Ganjar Pranowo hingga PDI Perjuangan ikut terkerek imbas kinerja pemerintah yang dinilai baik oleh masyarakat.

Dalam survei SMRC terakhir, sebanyak 73,9 persen masyarakat menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"PDIP mendapat dukungan lebih tinggi dari kelompok yang menilai positif pada kondisi ekonomi, politik, dan kondisi keamanan. Makin baik kondisi tersebut dinilai publik, makin besar dukungan terhadap PDI Perjuangan," ujar Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam konferensi pers secara daring pada Kamis, 9 Juni 2022.

Sementara untuk partai politik koalisi pemerintah lainnya, Deni mengatakan penilaian elektabilitasnya tidak ikut terdongkrak akibat membaiknya kinerja pemerintah. Seperti misalnya Gerindra, dukungannya justru meningkat dari pihak yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja Jokowi.

"Walau ada di Koalisi pemerintahan saat ini, namun polanya malah berbalik. Dukungan kepada Gerindra malah kuat pada kelompok masyarakat yang tidak puas terhadap kinerja Jokowi," ujar Deni. 

Deni mengatakan baiknya kinerja Jokowi juga mengerek elektabilitas Ganjar Pranowo. Penyebabnya, Ganjar dinilai sebagai sosok yang akan menggantikan Jokowi. Sedangkan untuk kelompok yang tidak puas dengan kinerja Jokowi, suaranya terserap untuk Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. 

"Ini menunjukkan kinerja pemerintah Jokowi berhubungan dengan elektabilitas Ganjar Pranowo. Jadi Ganjar saya kira dianggap sebagai sosok pelanjut Jokowi," kata Deni. 

Selain itu, SMRC juga mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19. Hasilnya, sebanyak 72 persen menyatakan puas dan tidak puas mencapai 25,9 persen. Lalu kinerja pemerintah dalam pemulihan ekonomi mencapai 62,7 persen dan tidak puas 34,6 persen.

"Saya kira ini cukup tinggi jika dibandingkan Maret lalu, ini mengalami kenaikan," ujar Deni. 

Dalam survei yang dilakukan 10-17 Mei 2022 ini, SMRC melakukan wawancara dengan 1.220 responden yang dipilih secara acak. Survei dilakukan dengan metode wawancara langsung. Margin of error pada survei SMRC ini sebesar 3,07 persen.

 Baca juga: SMRC Nilai Modal Elektabilitas Ganjar Maju Capres Lebih Baik Dibanding Jokowi

M JULNIS FIRMANSYAH

Sumber: tempo.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di suarafloresdotnet@gmail.com.
  • Bagikan