Partai Buruh Peringatkan Soal Politik Uang dalam Pertemuan dengan KPU

  • Bagikan

SUARAFLORES.NET, Jakarta - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal memperingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal politik uang jelang penyelenggaraan Pemilu 2024. Ia meminta jika terbukti ada partai yang melakukan kecurangan itu, maka KPU harus segera melakukan diskualifikasi.

“Soal ini kami minta benar-benar menjadi perhatian KPU. Kalau ada partai main uang, kami minta langsung saja didiskualifikasi”, ujar Said Iqbal melalui keterangan tertulis, Kamis, 9 Juni 2022. 

Menurutnya, politik uang adalah salah satu contoh praktik curang yang bertentangan dengan asas jujur dan adil dalam pemilihan umum. Ia berujar salah satu buah dari Reformasi adalah dimuatnya asas jujur dan adil dalam UUD 1945. Said pun menyatakan mereka siap menduduki kantor KPU jika komisi itu tidak konsisten menerapkan asas tersebut. 

Said juga mempermasalahkan kesepakatan KPU dengan DPR dan pemerintah terkait aturan masa kampanye yang dipersingkat menjadi 75 hari.  Menurut Iqbal, perintah Undang-undang kepada KPU sudah sangat jelas, yakni KPU perlu melakukan konsultasi dengan DPR dan pemerintah sebelum membentuk Peraturan KPU (PKPU). 

Said berpendapat KPU sebagai lembaga yang mandiri dan independen tidak perlu membuat kesepakatan bersama DPR notabenenya berisi partai-partai politik peserta Pemilu. 

“Soal masa kampanye yang disepakati KPU bersama DPR hanya 75 hari itu juga kami tegas menolak,” tuturnya. 

“Bajunya saja lembaga negara. Jadi mengapa harus membuat kesepakatan? Semestinya cukup konsultasi saja. Semua keputusan bisa ditentukan sendiri oleh KPU,” kata Said

Said menuturkan penolakan Partai Buruh terhadap aturan masa kampanye 75 hari adalah hal yang serius.

“Lembaga mana pun yang menentang peraturan perundang-undangan pasti kami lawan. Jadi kalau KPU membuat aturan masa kampanye yang merugikan, kami tidak ragu untuk menduduki Kantor KPU”, ujar Said.

Baca: Begini Tahapan Pemilu 2024: Dimulai 14 Juni 2022

Sumber: tempo.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di suarafloresdotnet@gmail.com.
  • Bagikan