‘Perbesanan’ dan Perpolitikannya dengan Amien Rais ‘Kompak’ Kandas, Mendag Zulkifli Hasan Ternyata Pernah Disindir Besannya Sendiri, ‘Kok Takut Sama Orang’

  • Bagikan

Suaraflores.net - Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Istana Merdeka.

Pelantikan dilakukan pada hari Rabu (15/6/2022) siang.

Selain Hadi, Jokowi juga menunjuk Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lutfi.

Zulkifli Hasan adalah seorang politikus ulung yang lahir di Lampung pada 17 Mei 1962.

Zulkifli pernah menjabat sebagai presiden direktur di sejumlah perusahaan lain, yakni PT Panamas Mitra Inti Lestari (1997) dan PT Sarana Bina Insani (1999).

Selain itu, Zulkifli pernah menjabat sebagai komisaris utama di PT Hudaya Safari Utama (2000) dan PT Batin Eka Perkasa (2004).

Zulkifli lantas mulai melirik untuk terjun ke dunia politik.

Dia memutuskan bergabung dengan PAN karena latar belakangan kedekatan dengan Muhammadiyah.

Hubungan dengan Amien Rais

Zulhas, panggilan akrab Zulkifli, memiliki hubungan besan dengan Amien Rais lewat pernikahan anaknya, Futri Zulya Savitri yang menikahi putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais.

Hubungan mereka juga terbentuk secara politik setelah Zulhas bergabung dengan PAN yang didirikan oleh Amien Rais pada awal reformasi.

Selama menjabat di PAN, Zulhas terpilih mengurus bidang logistik.

Kemudian PAN mempercayai Zulhas sebagai Ketua Fraksi PAN di DPR RI pada Pemilu 2004, membuat Zulhas menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PAN periode 2005-2010.

Zulhas kemudian ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Menteri Kehutanan Periode 2009-2014.

Zulhas mengaku, ia dipilih jadi Menteri Kehutanan karena campur tangan Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, yang dikenal dekat dengan SBY.

Sayangnya, karir politik Zulhas tercoreng setelah namanya terseret kasus korupsi alih fungsi hutan di Riau.

Mantan Gubernur Riau, Annas Maamun, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan "menitipkan" permohonan alih status hutan Riau oleh PT Duta Palma itu kepada Zulhas.

Zulhas pun sempat menjadi saksi dalam persidangan Annas yang digelar pada April 2015.

Dia mengaku menandatangani Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 673 tahun 2014 soal tata ruang di Provinsi Riau tersebut.

Namun dia membantah adanya korupsi dalam pengalihan status hutan itu.

Dia mengaku menandatangani surat keputusan tersebut berdasarkan usulan dari Pemerintah Daerah Proivinsi Riau yang diajukan pada tahun 2009, 2010, 2011, dan 2012.

Alasannya menerbitkan Surat Keputusan itu lantaran sudah 20 tahun lebih tata ruang Provinsi Riau tidak kunjung selesai.

Setelah selesai menjadi menteri, Zulhas kembali berlaga pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Lampung dan kembali terpilih di MPR RI.

Ia kemudian dilantik menjadi Ketua MPR periode 2014-2019.

Di tahun yang sama, Kongres PAN memilih Zulhas menjadi Ketua Umum, menggantikan Hatta Rajasa.

Selain sukses di karier politik, Zulhas juga sukses sebagai pengusaha. Hal ini terbukti dari empat perusahaan yang didirikannya, yakni PT Batik Eka Perkasa, PT Sarana Bina Insani, PT, PT Hudayasafari Travel, dan PT Panamas Mitra Inti Lestari.

Di semua perusahaan itu, Zulhas menduduki jabatan Presiden Direktur hingga Komisaris Utama.

Karier politik Zulkifli Hasan juga sempat dilanda isu soal ketidakcocokannya dengan Amien Rais yang juga merupakan besannya. Amien disebut tak setuju dengan sikap politik Zulhas yang tampak ingin merapat ke pemerintahan Presiden Jokowi.

Dalam sebuah video, Amien sempat mengkritik pedas pemerintah karena terus menumpuk utang.

Amien lantas keluar dari PAN dan mendirikan Partai Ummat pada tahun lalu.

Pada April lalu, putra Amien Ahmad Mumtaz Rais dan istrinya yang merupakan putri Zulkifli Hasan, Futri Zulya Savitri, pun menjalani proses perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Konflik mereka meningkat ketika Amien Rais sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN mengkritik langkah dan pernyataan Zulkifli Hasan yang saat itu sebagai Ketua Umum.

Zulkifli menyatakan dukungan tanpa syarat kepada Presiden Joko Widodo.

"'Aku dukung tanpa syarat'. Saudara sekalian, saya menangis," tutur Amien Rais.

"Yang saya betul-betul tidak paham, ada tokoh PAN kok takut sama orang, begitu lho," kata Amien.

Pernyataan Amien pun direspons tepuk tangan sejumlah kader yang hadir dalam Rakernas V PAN.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menyebut partainya mendukung pemerintahan Joko Widodo tanpa syarat apa pun.

Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan seusai menghadiri acara penganugerahan tanda jasa di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

"Kita pokoknya mendukung Pak Jokowi," kata Zulkifli. Seperti diketahui, pada Pilpres 2019 PAN memutuskan mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun, Pilpres 2019 dimenangi Jokowi-Ma'ruf Amin.

 

 

 

Sumber: intisari-online.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di suarafloresdotnet@gmail.com.
  • Bagikan