Menguak Daftar Senjata Ukraina Kiriman Amerika yang Habiskan Duit Hingga Rp83 Triliun, Ada Senjata Sekali Pakai Hingga Helikopter Buatan Rusia

  • Bagikan

Suaraflores.net  - Amerika Serikat telah memberi Ukraina senjata dan amunisi senilai 5,6 miliar dollar AS (Rp83 triliun) sejak konflik pecah pada akhir Februari.

Termasuk paket bantuan terbaru 1 miliar dollar AS (Rp14 triliun) yang diumumkan oleh Presiden AS Joe Biden, diumumkan pada 15,6.

Pentagon mengatakan paket dukungan terbaru yang diumumkan pada 15 Juni termasuk 18 howitzer 155mm, 36.000 peluru artileri, 18 trailer artileri, peluru roket berpemandu, empat kendaraan militer taktis, dua sistem rudal pertahanan pantai Harpoon, ribuan peralatan komunikasi, kacamata night vision dan pemanas, serta biaya pelatihan dan dukungan untuk perawatan senjata.

Di bawah ini adalah rincian senjata yang telah dipasok AS ke Ukraina sejauh ini, menurut CNBC.

Meriam Berat

Sejauh ini, AS telah menyediakan 126 howitzer M777 kepada tentara Ukraina, yang diambil dari cadangan tentara dan marinir AS.

Tentara Ukraina dirotasi ke negara tetangga untuk mengajari militer AS cara menggunakan howitzer sesuai standar NATO.

Sejauh ini, AS telah memasok Ukraina dengan sekitar 260.000 peluru artileri.

AS juga memasok Ukraina dengan setidaknya empat sistem roket jarak jauh HIMARS.

Sistem ini akan dibawa ke garis depan oleh militer Ukraina pada akhir bulan ini, setelah berakhirnya program pelatihan dengan prajurit Amerika.

Pesawat tak berawak

AS telah memasok Ukraina dengan setidaknya 700 drone Switchblade.

Tidak seperti model drone besar, Switchblade adalah perangkat genggam yang dirancang untuk penggunaan tunggal dengan mekanisme penghancuran diri saat mengenai target.

Versi Switchblade 300 digunakan untuk menghancurkan target kecil sedangkan Switchblade 600 dapat menghancurkan tank dan kendaraan lapis baja.

Militer Ukraina pernah merilis video drone Switchblade yang langsung menabrak tank Rusia. Switchblade 600 memiliki berat 54kg, jangkauannya sekitar 64km.

Pentagon juga memberi militer Ukraina drone pengintai Puma dan 121 pesawat taktis "Phoenix Ghost".

Kendaraan lapis baja dan kendaraan militer taktis

AS telah memberi tentara Ukraina 200 kendaraan lapis baja M113 dan ratusan kendaraan militer multiguna.

Untuk setiap howitzer M777, AS juga menyediakan trailer khusus untuk Ukraina.

Militer AS telah memberi Ukraina 20 kendaraan taktis yang berspesialisasi dalam pemulihan peralatan militer yang berguna di medan perang.

Pesawat dan radar

AS mengirim Ukraina 20 helikopter Mi-17 buatan Rusia.

Ini adalah helikopter yang awalnya dikirim untuk digunakan oleh militer Afghanistan sebelum Taliban mengambil kendali penuh atas negara itu.

Mi-17 adalah helikopter pengangkut pasukan dengan kemampuan untuk memberikan dukungan jarak dekat berkat persenjataan roket dan senapan mesinnya.

AS telah memberi Ukraina 22 sistem radar anti-pesawat AN-TPQ-36.

Ini adalah sistem yang berspesialisasi dalam mendeteksi posisi mortir, artileri, dan peluncur roket musuh segera setelah menembak.

Selain itu, militer Ukraina menggunakan empat pesawat pengintai ketinggian tinggi Raytheon AN/MPQ-64 Amerika dan banyak kendaraan pengacau taktis.

Rudal dan senjata tembus

Amerika Serikat telah memasok Ukraina dengan lebih dari 6.500 rudal anti-tank Javelin, 1.400 rudal pertahanan udara portabel manusia Stinger, serta 20.000 senjata berpemandu laser dan penetrasi.

Amunisi dan senapan

AS telah menyediakan Ukraina dengan sekitar 7.000 senapan dari semua jenis, 50 juta butir amunisi dan 1 juta granat dan peluru mortir.

Peralatan pendukung

Amerika Serikat telah mengirim 75.000 set baju besi dan helm antipeluru ke Ukraina, menurut data Pentagon.

Militer Ukraina juga menerima ribuan kacamata night vision, detektor panas, dan jenis pemandangan militer lainnya.

Selain itu, AS juga menyediakan pasokan dan peralatan medis untuk mendukung tentara Ukraina, serta ratusan peralatan untuk memerangi senjata biologis, kimia, dan radioaktif.

Sumber: intisari-online.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di suarafloresdotnet@gmail.com.
  • Bagikan