Roti Tak Langsung Habis Dimakan, Amankah Bila Disimpan dalam Kulkas? Begini Penjelasan Ahli dan Kapan Sebaiknya Harus Dibuang, Bila Didapati Tanda-tanda Berikut Ini

  • Bagikan

Suaraflores.net – Sarapan penting untuk memulai aktivitas di pagi hari.

Banyak menu sarapan yang bisa menjadi pilihan, namun kebanyakan memilih nasi atau roti.

Roti menjadi pilihan karena alasan yang sederhana, dapat disajikan secara praktis dan mengenyangkan.

Tetapi, bila tidak langsung habis dikonsumsi, harapannya roti masih bisa disimpan.

Namun, bila tidak disimpan dengan benar, maka roti akan mudah berjamur.

Bila sudah berjamur, mau tidak mau akhirnya roti harus dibuang karena tidak mungkin untuk dikonsumsi lagi.

Lalu, bagaimana cara menyimpan roti agar tidak berjamur?

Mungkinkah bila roti disimpan di dalam kulkas atau lemari es?

Menurut Margarethe A. Cooper PhD, assistant professor of practice, Victor P. Smith endowed chair di Food Safety Education, University of Arizona, apabila ingin memakan roti dalam waktu cepat, maka simpanlah di atas meja.

“Tetapi jika tidak langsung memakan roti, terutama jika roti itu buatan sendiri, sebaiknya simpan di kulkas untuk mencegah pertumbuhan jamur,” tambahnya, melansir kompas.com (12/7/2022).

 Namun, menurut Lisa Young, PhD, RDN, ahli gizi dan profesor di New York University, suhu dingin di kulkas menyebabkan pati pada roti malahan mengkristal dan mengering.

Pada akhirnya, rasa dan tekstur roti tidak lagi segar alias sudah basi.

Maka untuk mencegah roti agar tidak basi, roti sebaiknya dibungkus dahulu dengan rapat dalam plastik, lalu masukkan ke dalam kulkas.

Lalu, bila sudah melihat jamur berbintik hijau atau hitam pada roti, sebaiknya roti dibuang saja.

Dan lebih baik membuang seluruh roti, meskipun jamur hanya ditemukan pada beberapa irisan roti saja.

Kondisi lain yang mengharuskan roti untuk dibuang seluruhnya, yaitu ketika roti sudah mengalami ropiness atau pembusukan akibat bakteri.

Kondisi Ropiness terjadi saat spora bakteri melewati proses pemanggangan dan tumbuh di permukaan roti.

“Jenis pembusukan ini dapat terjadi pada roti dan makanan yang dipanggang dengan kadar air yang tinggi,” tulis Cooper.

“Jika bagian dalam roti mengembangkan massa lunak yang berserabut dengan bau buah, itu menunjukkan bakteri membusuk pada roti.”

Roti juga harus dibuang jika terasa kering dan keras sewaktu dimakan, atau roti sudah mulai berbau asam.

 Baca Juga: 4 Cara Menyimpan Roti Tawar Agar Tahan Lama yang Harus Anda Tahu

 Baca Juga: Tahukah Anda Bagaimana Cara Orang Mesir Kuno Memanggang Roti? Para Arkeolog Lakukan Eksperimental Orang Mesir Kuno Memanggang Roti dan Kemungkinan Resep yang Digunakan

 

Ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang panduan gaya hidup sehat dan kualitas hidup yang lebih baik? Langsung saja berlangganan Majalah Intisari. Tinggal klik di https://www.gridstore.id/brand/detail/27/intisari

 

 

Sumber: intisari-online.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan