Asrama Haji Donohudan Akan Pantau Jamaah dengan Suhu Tubuh di Atas 37,5

  • Bagikan
SUARAFLORES.NET, Solo - Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah siap menyambut kepulangan jamaah haji dari Tanah Suci. Jamaah haji kelompok terbang atau kloter pertama Embarkasi Solo/SOC yang dulu diberangkatkan juga dari Asrama Haji Donohudan itu dijadwalkan tiba Sabtu, 16 Juli 2022.

Jamaah haji tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo pada pukul 22.15 WIB atau 10.15 malam.  Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Embarkasi Solo, Sarif Syarul Samsudin, mengemukakan sebanyak 151 personel Satgas PPIH Embarkasi Solo telah dikukuhkan oleh Wakil Ketua I PPIH pada Rabu, 13 Juli 2022.  Pada Kamis, 14 Juli 2022, Satgas PPIH Embarkasi Solo/SOC juga telah melaksanakan beberapa simulasi terkait kedatangan jamaah haji, baik terkait barang bawaan jamaah maupun proses jamaah itu sendiri di bandara dan Gedung Musdalifah yang akan digunakan sebagai tempat menyambut kedatangan jamaah haji tersebut.   Sementara untuk bidang kesehatan, Sarif menyebutkan juga telah melakukan persiapan, antara lain perlengkapan yang disiapkan adalah thermal scanner dan thermal gun untuk memantau suhu tubuh jamaah haji.  Jika saat pengecekan didapati suhu tubuh jamaah di atas 37,5 derajat Celcius, maka akan dilakukan observasi terhadap kondisi jamaah tersebut.  "Nanti akan dilakukan swab, dicek oleh bidang kesehatan. Jika diketahui jamaah positif (Covid-19), maka akan dilakukan beberapa tindakan. Dalam hal ini kami juga berkomunikasi dengan tim kesehatan masing-masing kabupaten atau kota," kata Sarif di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jumat, 15 Juli 2022.  Berdasarkan kebijakan dari PPIH pusat, Sarif mengatakan tidak akan melaksanakan karantina bagi jamaah haji yang tiba di asrama haji.  "Ya sejauh ini kebijakan dari pusat bagi jamaah haji yang datang tidak dikarantina melainkan dipantau kesehatannya. Yang akan kami beri penanganan khusus adalah jamaah haji yang diketahui suhu tubuhnya 37,5 derajat celcius ke atas," terangnya.  Sarif menjelaskan, alur kedatangan jamaah haji dimulai dengan tibanya jamaah haji tersebut di Bandara Adi Soemarmo, lalu menuju Asrama Haji Donohudan. Prosesi dari bandara menuju asrama haji tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu jam.  "Jadi prosesi dimulai dengan landing, jamaah turun dari pesawat dan membawa tas jinjingnya. Tas bagasi koper akan di-screening di bandara. Di sana ada pihak bandara, Angkasa Pura, serta tim dari PPIH. Lolos screening, koper bagasi akan dibawa ke Asramah Haji donohudan dan akan diambil oleh petugas daerah," jelasnya.  Untuk jamaah haji, setelah turun dari pesawat akan masuk bus dari bandara ke asrama haji di Gedung Musdalifah dengan melewati thermal scanner atau thermal gun. Kedatangan mereka akan disambut oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah. Selepas itu ada jeda untuk istirahat, kemudian dilangsungkan prosesi serah terima dari pihak bandara ke PPIH Embarkasi Solo. Kemudian ada penyerahan dari PPIH Embarkasi Solo kepada petugas haji daerah kabupaten/kota asal jamaah haji.  "Setelah acara selesai, nanti bus dari kabupaten/kota standby di depan gedung, lalu akan kami arahkan jamaah untuk masuk dan akan langsung diberangkatkan ke masing-masing daerahnya," ujarnya.     SEPTHIA RYANTHIE 
Baca: Jamaah Haji Mulai Kembali ke Tanah Air, 6 Kloter Terbang Hari Ini   

Sumber: tempo.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan