Inflasi di Amerika Serikat Naik Jadi 9,1 Persen

  • Bagikan
SUARAFLORES.NET, Jakarta - Inflasi tahunan di Amerika Serikat pada Juni naik menjadi 9,1 persen atau kenaikan tertinggi dalam lebih dari empat dekade. Kenaikan inflasi ini membuat warga negara Amerika harus membayar harga bahan bakar, makanan, perawatan kesehatan dan biaya sewa, melonjak.

Bank sentral Amerika atau The Fed kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga sampai 75 basis poin pada akhir bulan ini.

Kementerian Tenaga Kerja Amerika Serikat dalam laporan yang dipublikasi pada Rabu, 13 Juli 2022, menyebut indek harga konsumen (CPI) naik lebih tinggi dari yang diperkirakan secara year-on-year. Itu artinya, harga barang-barang dan jasa menjadi lebih mahal. Di antara barang-barang yang mengalami kenaikan harga adalah kendaraan bermotor, pakaian dan perabot rumah tangga.

   

Kenaikan CPI hampir 17 tahun secara monthly basis. Data memperlihatkan pula pada Juni 2022, pertumbuhan inflasi lebih kuat dari pertumbuhan lapangan kerja sehingga kebijakan moneter yang agresif dari bank sentral Amerika tidak membuat banyak perubahan. Bank sentral pun saat ini harus menurunkan permintaan dan berusaha menurunkan inflasi menjadi 2 persen sesuai target.   

Biaya sewa di Amerika saat ini melonjak ke level tertinggi dalam 36 tahun. Inflasi pun bisa mengakar.  

Meskipun inflasi telah menjadi masalah dunia, namun inflasi yang sangat tinggi secara politik berisiko bagi Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Partai Demokrat, yang akan menyongsong pemilu anggota Kongres Amerika Serikat pada November 2022.

“Meskipun The Fed punya niat baik, perekonomian tampaknya bergerak ke sebuah inflasi yang lebih tinggi. The Fed bahkan tertinggal lebih jauh di belakang kurva setelah laporan hari ini yang mendesis,” kata Christopher Rupkey, Kepala Ekonom dari FWDBONDS di New York.

Pada bulan lalu, indek harga konsumen (CPI) di Amerika Serikat naik 1,3 persen atau terbesar secara bulanan sejak September 2005 setelah naik 1,0 persen pada Mei 2022. Kenaikan harga energi sampai 7,5 persen, menyumbang sampai hampir separuh dari kenaikan CPI.       

Harga bensin di Amerika naik sampai 11,2 persen setelah rebounding 4,1 persen pada Mei 2022. Sedangkan harga di SPBU semenjak itu mengalami penurunan dari rekor tertinggi pada Juni 2022.

Sumber: Reuters   

Baca juga: Cabai dan Bawang Merah Naik, Bank Indonesia Perkirakan Inflasi Juli 0,59 Persen

Ikuti berita terkini dari tempo.co di Google News, klik di sini.            

   

Sumber: tempo.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim koreksi/laporan Anda ke alamat email kami di [email protected].
  • Bagikan